Review Pertemuan 1 – SIAK

PENDAHULUAN


Kebutuhan Akan Uang

Secara garis besar, uang dibutuhkan setiap orang karena digunakan untuk:

  1. Bertransaksi
    Setiap hari kita melakukan proses jual beli untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari. Setiap terjadinya proses jual beli kita menggunakan uang sebagai media pembayaran. Proses jual beli tidak hanya terbatas pada jual beli barang tetapi juga pada jual beli jasa, seperti jasa tambal ban.
  2. Investasi
    Selain untuk memenuhi kebutuhan, uang juga digunakan untuk mencari keuntungan atau investasi. Investasi dilakukan agar kebutuhan yang telah terpenuhi tersebut dapat berlangsung seterusnya dikarenakan investasi yang menguntungkan seperti menabung ke bank, dapat meningkat kan uang tanpa perlu takut uangnya berkurang , jika bunga yang diberikan bank tersebut lebih besar daripada biaya administrasinya
Pertemuan 1 - Sistem Informasi Asuransi & Keuangan

Pertemuan 1 – Sistem Informasi Asuransi & Keuangan

Asuransi


 Definisi Asuransi

  • dari sudut pandang Badan Usaha
    Asuransi merupakan suatu rencana yang menyebabkan penggabungan sekelompok orang dengan memindahkan resiko yang dipunyai masing-masing.
  • dari sudut pandang Sosial
    Asuransi merupakan suatu alat sosial untuk melakukan akumulasi dana dalam mencapai kerugian yang tidak pasti dengan cara memindahkan resiko orang banyak kepada asuradur (aturan yang dilakukan oleh pihak asuransi).
  • dari sudut pandang Hukum
    Asuransi merupakan perjanjian antara dua pihak atau lebih dengan pihak penangguh mengikatkan diri pada tertangguh dengan menerima premi asuransi dari pihak tertanggung.
  • dari sudut pandang Ekonomi
    Asuransi merupakan salah satu cara yang paling ekonomi untuk mengurangi kerugian yang mungkin dihadapi oleh seseorang atau satu unit badan usaha dengan membayar premi yang kecil akan diperoleh hasil yang besar.

Contoh Kasus

Ada seseorang yang membutuhkan uang, akhirnya orang itu meminjam uang dari Bank SITI. Orang tersebut meminjam uang sejumlah Rp. 100 Juta. Jika orang tersebut tidak membayar dikarenakan menghilang, meninggal dll, maka pihak bank akan mengalami kerugian yang sangat besarf. Oleh karena itu pihak bank membutuhkan asuransi. Asuransi ini bekerja dengan cara pihak bank memberi uang yang disebut Premi kepada perusahaan asuransi PT. Z sejumlah Rp. 1 Juta. Uang ini berguna sebagai asuransi jika peminjam uang tidak bisa mengembalikan Rp 100 Juta tersebut. PT. Z bertanggung jawab membayar uang Rp. 100.000.000 tersebut kepada Bank SITI. Dikarenakan PT. Z tidak sanggup jika nasabah gagal mengembalikan uang  pinjamannya maka PT. Z memerlukan perusahaan lainnya untuk bekerjasama. Sehingga PT. Z melakukan Reasuransi (mengasuransikan yang sudah diasuransikan)kepada PT. K dengan memberinya Rp 800.000 dan membayar Rp 80.000.000 jika nasabah tidak membayar. Dikarenakan PT. K juga akan kesulitan jika menangani sisanya maka PT. K melakukan Retrocessi (mengasuransikan kembali) kepada perusahaan diluar negeri tepatnya di swiss yang dimisalkan PT. L. perusahaan luar negeri ini menerima Rp 600.000 dan akan membayar Rp 60.000.000 jika nasabah tidak membayar. PT. L ini merupakan perusahaan asuransi yang terakhir dan terbesar dalam siklus asuransi ini sehingga dia tidak bisa mengasuransikan kembali uang yang ada. 

PT. bisa menaruh uang di bank untuk kemudian mendapatkan bunga dari bank tersebut. Keuntungan yang didapat mungkin besar, tapi keuntungan tersebut hanya dapat diambil dalam jangka waktu yang panjang. Cara tercepat  untuk mengumpulkan dana bagi PT.L, adalah menanamkan uang yang berjumlah sangat besar yang dimiliki kedalam pasar modal (dibahas di bagian selanjutnya). Karena PT. L adalah perusahaan dari luar negeri dan sedangkan pasar modal Indonesia merupakan pasar modal yang sangat besar untuk mendapatkan keuntungan, PT. L tidak bisa masuk kedalam pasar modal yang ada di Indonesia. Sehingga PT. L membuat perusahaan di Indonesia kemudian perusahaan tersebut digunakan PT. L untuk masuk dalam pasar modal. Dan pasar modal ini dapat digunakan oleh pemilik maupun yang membutuhkan dana, dan yang membutuhkan dana tersebut bisa saja orang yang meminjam uang Rp. 100 Juta pada Bank SITI. Inilah perputaran uang secara global.

Pasar Modal

Pasar modal (sempat disinggung di contoh kasus) adalah  tempat dimana orang yang memiliki uang dapat menanamkan modalnya kepada perusahaan yang membutuhkan modal tersebut untuk kepentingannya dengan imbalan tertentu sesuai perjannjian. Dalam pasar modal ini pemilik modal dapat menginvestasikan uangnya degan membeli saham perusahaan yang membutuhkan dana kemudian pemilik saham bisa mendapatkan keuntungan dari Deviden (Pembagian keuntungan), atau dengan cara obligasi (surat pinjaman dengan bunga tertentu dari pemerintah yang dapat diperjualbelikan). Dalam obligasi terdapat uang pertanggungan (UP), contohnya jika ada perusahaan yang meminjam sejumlah Rp. 9 Juta dalam waktu tiga bulan dan perjanjiannya akan dikembalika sejumlah Rp. 10 Juta, dan selisih ini disebut diskonto. Dalam saham, perusahaan dapat menjual saham untuk mendapat keuntungan. Karena saham dapat berubah harga setiap jammnya.  Keuntungan penjualan dari penjualan saham disebut capital gain. Penjualan secara cepat ketika harga saham lebih tinggi disebut  short selling.

 Bagian-Bagian Asuransi

  1. Marketing
  2. Underwriting
  3. Aktuaria
  4. Klaim

 

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s